Senin, 30 April 2012

lkp bab 1 sampai bab 4


BAB   I
PENDAHULUAN

I.1. Latar Belakang Masalah
            Bisnis kuliner termasuk sektor bisnis yang tumbuh pesat dalam sepuluh tahun belakangan ini. Bisnis kuliner juga menjadi salah satu sektor yang menjadi  “tempat” tumbuh suburnya para pengusaha baru di Indonesia. Banyak bukti menunjukkan hal itu. Sewaktu  perekonomian Indonesia ditimpa krisis  berat di tahun 1997-1998 lalu, bisnis kuliner menjadi salah satu bantalan penyelamat. Banyak karyawan yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karena  perusahaan tempat mereka bekerja bangkrut  kemudian memasuki sektor informal dengan  membuka warung-warung makan di pinggir jalan atau  warung-warung tenda (kafe jalanan) yang banyak dibangun di beberapa lokasi di Jakarta dan beberapa kota besar.
Bisnis kuliner dalam bentuk warung makan, restoran atau kafe telah berkembang cukup pesat di Indonesia. Mereka berebut pasar dengan  konsumen yang cukup beragam dari konsumen yang menyukai masakan tradisional Indonesia, masakan fast food ala barat, masakan Asia dan sebagainya. Tumbuh suburnya bisnis makanan  ini  juga disorong oleh beberapa faktor, antara  lain :
a. Pertumbuhan ekonomi nasional yang relatif bagus
b. Berkembangnya industri  gaya hidup (life style)
c. Liputan media massa.
Dalam peta bisnis kuliner yang mulai padat dengan kehadiran rumah makan dan restoran-restoran baru membuat persaingan pun makin ketat. Kondisi tersebut disadari benar oleh pendiri Restoran Mang Kabayan sehingga untuk mengantisipasinya mereka merancang sebuah strategi marketing yang efektif dan efisien. Empat komponen pemasaran yang dikenal sebagai 4Ps yang meliputi Product (produk), Price (harga), Place (tempat) dan Promotion (promosi) mulai diperhitungkan dengan cermat meskipun pada  tahap-tahap awal masih banyak terjadi proses coba-coba (trial and error).
Menurut Sistaningrum (2002:98), promosi adalah suatu upaya atau kegiatan perusahaan dalam mempengaruhi “konsumen actual” maupun “konsumen potensial” agar mereka mau melakukan pembelian terhadap produk yang ditawarkan saat ini atau di masa yang akan datang. “Konsumen aktual” adalah konsumen yang langsung membeli produk yang ditawarkan pada saat atau sesaat setelah promosi produk tersebut dilancarkan oleh perusahaan. Sedangkan “konsumen potensial” adalah konsumen yang berminat melakukan pembelian terhadap produk yang ditawarkan perusahaan di masa yang akan datang.
I.2 Materi Kerja Praktik
Dalam kegiatan kerja praktek selama 2 (dua) minggu, beragam aktivitas penulis lakukan dalam lingkup pekerjaan di Restoran  Pusat Mang Kabayan Cibubur antara lain :
1. Aktivitas transaksi  di Restoran Pusat Mang Kabayan Cibubur dengan membaur dengan para frontliner (para karyawan di garis depan)
2. Kegiatan promosi berupa desain spanduk dalam rangka perayaan Hari Besar Nasional dan Keagamaan,  penyebaran brosur (flyer) dalam rangka Bulan Promosi.
3. Wawancara dengan banyak narasumber yang berkaitan dengan kegiatan promosi Restoran Puat Mang Kabayan dan wawancara dengan para konsumen mengenai persepsi mereka terhadap aktivitas promosi yang dilakukan oleh Restoran Pusat Mang Kabayan Cibubur.
I.3  Tujuan dan Manfaat Kerja Praktek
            Adapun tujuan kerja praktek yang dilakukan di Restoran Pusat Mang Kabayan Cibubur antara lain adalah :
I.3.1 Tujuan Kerja Praktek
1. Mengetahui jenis-jenis kegiatan promosi
2. Mengetahui sejauh mana efektivitas kegiatan promosi
3. Mengetahui jenis-jenis kegiatan promosi yang bersifat inovatif

BAB II
TEMPAT KERJA PRAKTEK
II.1 Gambaran Umum Tempat Kerja Praktek
            Lokasi yang strategis menjadi salah satu faktor penting untuk menunjang kesuksesan sebuah usaha restoran.  Berada di lokasi yang strategis berarti restoran tersebut akan mudah dijangkau oleh para konsumen yang rata-rata mengendarai mobil pribadi atau kendaraan dinas. Kondisi itulah yang terjadi dengan Restoran Pusat Mang Kabayan Cibubur. Dari pintu keluar tol Cibubur arah Cileungsi atau Ciracas, Restoran Pusat Mang Kabayan hanya berjarak sekitar 200 meter. Jalan Alternatif Cibubur adalah sebuah jaringan jalan yang dimulai dari depan pintu gerbang Bumi Perkemahan Pramuka Wiladatika (Restoran Mc Donald’s) membujur sejauh sekitar 7 kilometer hingga jembatan layang atau perempatan Cileungsi.
Pada saat awal, restoran ini memiliki motto Masakan Sunda dan Hidangan  Laut, namun saat ini mottonya telah diubah menjadi Khas Makanannya Khas Suasananya. Adapun Visi dan Visi yang hendak diwujudkan adalah :
Visi      :
Menjadi Jaringan Restoran yang Menjadi Kebanggan Masyarakat dengan Mengutamakan Keunggulan Produk dan Pelayanan Kepada Pelanggan.

Misi     :
-          Memberikan produk makanan dan minuman terbaik untuk tercapainya kepuasan masyarakat pelanggan.
Memberikan nilai tambah terhadap setiap pembelanjaan konsumen pelanggan


BAB III
METODE KERJA PRAKTEK
III.1. Tempat Kerja Praktik dan Periode Kerja Praktek
            Meskipun jumlah perusahaan atau institusi di Indonesia sangat banyak, namun  mencari perusahaan atau  institusi untuk melakukan kerja praktek tidaklah mudah. Sebabnya adalah bahwa banyak pengusaha/ pemilik usaha yang merasa tidak ada manfaat atau keuntungan langsung yang bisa diperoleh apabila  perusahaan atau institusinya menjadi tempat kerja praktek mahasiswa. Bahkan ada yang lebih ekstrem menilai kerja praktek yang dilakukan mahasiswa hanya akan mengganggu operasional perusahaan karena  harus melayani kepentingan mahasiswa.  Tidak ada peraturan yang mengharuskan pengusaha harus memberikan kesempatan dan peluang bagi mahasiswa yang akan melakukan praktek kerja  lapangan di perusahaannya.
III.1.3. Metode Pengumpulan Data
            Untuk mendapatlan data  yang komprehensif yang kemudian menjadi bahan penulisan Laporan Kerja Praktek  (LKP) ini, penulis menentukan beberapa metode pengumpulan data, antara  lain :
1. Studi Lapangan
2. Studi Pustaka







BAB IV
TINJAUAN TERHADAP INOVASI PROMOSI
YANG DILAKUKAN OLEH RESTORAN PUSAT MANG KABAYAN CIBUBUR

IV.1. Hasil Kerja Praktek di Restoran Pusat Mang Kabayan Cibubur
Pemasaran (marketing)  merupakan sebuah proses kerja tiada henti semenjak seseorang terjun ke dalam dunia usaha. Tanpa  pemasaran  maka kelangsungan usaha yang sudah dibangun akan terancam eksistensinya karena bisa digulung oleh para pesaing atau  kompetitor’ Dunia bisnis  adalah sebuah dunia yang sangat padat dengan kompetisi. Oleh sebab itu para pengusaha harus senantiasa siap dan waspada  dalam menghadapi persaingan.
-Inovasi Promosi dalam Bentuk SMS Blast (Kerja Sama dengan Operator Seluler)
            Bentuk  promosi ini dilakukan pada tahun 2009 dan merupakan kerja sama antara Resto Mang Kabayan dengan operator  kartu telepon seluler esia, anak perusahaan Bakrie Group. Dasar pertimbangannya adalah bahwa pemilik  handpone (HP) di Indonesia terus tumbuh. Jika pada tahun 2000-an pemilik pesawat HP di Indonesia belum mencapai 100 juta, data saat ini sudah mencapai sekitar 210 juta.  Telkomsel, sebagai operator terkuat saat ini saja mengklaim memiliki pelanggan lebih dari 100 juta. Sementara Indosat yang berada di urutan kedua mengklaim memiliki pelanggan sekitar 60 juta. Belum lagi operator-operator lain seperti Axix, 3 dan esia. Pada waktu kerja sama esia-Mang Kanayanwaktu itu, esia mengklaim memiliki sekitar 7 juta pelanggan.
            Bentuk kerja sama yang berlaku selama satu bulan yang  dilakukan waktu itu adalah esia akan melakukan pengiriman sms secara serentak (sms blast) ke semua pelanggan kartu esia dengan isi pesan sebagai berikut :
“Tunjukkan sms ini ke semua outlet restoran Mang Kabayan dan nikmati diskon 10% untuk satu Kali pembelanjaan  (FOOD ONLY). Berlaku pada bulan September 20009.”
Teknisnya, pemilik HP bernomor esia yang akan memanfaatkan promo ini datang ke restoran Mang Kabayan. Begitu  datang ia menunjukkan  sms kemudian nomor HPnya dicatat oleh pelayan restoran. Pemilik HP bernomor esia  tersebut  pun berhak untuk mendapat diskon 10% pada saat pembayaran dan diskon hanya berlaku sekali  untuk satu nomor esia. Dalam kerja sama ini Restoran Mang Kabayan tidak mengeluarkan dana sama sekali. Karena untuk biaya pengiriman sms  ke semua pelanggan esia adalah menjadi tanggung jawab esia sendiri. Manfaat langsung dari bentuk kerja sama ini bagi Mang Kabayan adalah bahwa dalam satu kali kerja sama  sms blast akan langsung menjangkau 7 juta pelanggan esia.  Kalaupun dari 7 juta pelanggan esia hanya sebagian kecil yang memanfaatkan fasilitas  pemberian diskon tersebut, paling tidak sebagian besar pelanggan esia yang selama ini tidak tahu atau tidak pernah mendengar adanya Restoran Mang Kabayan jadi  mengetahui keberadaan restoran tersebut.  Dengan  mengirim SMS langsung  ke pelanggan esia, promosi ini juga bersifat sangat personal  karena langsung menuju ke sasaran.
            B. Inovasi Promosi dalam bentuk Pemberian Diskon Bagi Pemegang Kartu Kredit (Kerja sama dengan Penerbit Artu Kredit Tertentu).   
            Mang Kabayan Cibubur pernah melakukan kerja sama promosi dengan penerbit kartu kredit GE Money. Bentuknya adalah setiap pemegang kartu kredit GE Money mendapat diskon 20% setiap kali pembelanjaan menggunakan kartu kredit GE Money. Selama masa promosi yang berlaku satu bulan, pemegang  kartu kredit ini tidak dibatasi dalam melakukan transaksi. Artinya mereka bisa makan di Mang Kabayan dan mendapat diskon sebesar 20% setiap kali membayar dengan kartu  kredit GE Money. Yang dibatasi adalah jumlah syarat pembelanjaan minimal Rp 200.000 (dua ratus ribu rupiah).
            Untuk menunjang kesuksesan promosi ini, GE Money memberikan aneka merchandise dalam bentuk  nomor meja berlogo GE Money, priring atau mug berlogo GE Money dan Mang Kabayan. GE Money juga memasang sarana promo berupa standing banner, mempublikasikan (mengiklankan) kerja sama promosi ini pada catalog atau brosur belanja yang dikirimkan kepada semua pemegang  kartu kredit GE Money serta mengiklankan  kerja sama promosi ini  di beberapa media cetak nasional.
            c. Inovasi Promosi Makan Mendapat Asuransi (Kerja sama dengan Perusahaan Asuransi).
            Promosi ini bisadisebut  betul-betul menjadi bentuk inovesi   promosi terbaru. Artinya belum pernah ada  pihak lain yang melakukannya .Dan  perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam  kerja sama ini (Asuransi MNC Life dan Restoran Mang Kabayan Cibubur) adalah perusahaan pertama yang melakukannya. Idenya berasal  dari perusahaan asuransi MNC Life yang ingin menjangkau pasar lebih besar dengan menyasar para konsumen restoran.  MNC Life sebagai persahaan asuransi yang berada di bawah kelompok usaha MNC Group (satu group dengan  stasiun TV RCTI, Global TV dan MNC TV) memilih Mang Kabayan sebagai restoran pertama yang diajak kerja sama karena mereka menilai konsumen restoran ini cukup  banyak dan cukup loyal.
                        Untuk menunjang ksuksesan kerja sama ini, perusahaan asuransi MNC Life membuat berbagai alat promo (promotion tools) seperti  memasang  standing banner di Restoran Mang  Kabayan , memasang iklan di Koran Sindo dan menempatkan satu orang stafnya untuk melayani para konsumen Restoran Mang Kabayan yang akan membuat kartu dan menjadi peserta asuransi MNC Life di Restoran Mang Kabayan . Biaya untuk memproduksi alat bantu promosi tersebut ditanggung oleh Asuransi MNC Life. Sedangkan biaya mencetak kartu plastic anggota asuransi ditangung oleh Mang Kabayan. Pada tahap  pertama dicetak sebanyak 1.000 kartu.

IV.4. Kendala yang  Dihadapi Restoran Pusat Mang Kabayan dalam Melakukan Promosi
            Merancang program marketing yang baik, terarah dan terencana  menjadi tantangan besar bagi Restoran  Pusat Mang Kabayan Cibubur. Sebagai salah satu unit atau outet dalam jaringan restoran Mang Kabayan di bawah payung PT Sumber Pangan Lestari, strategi dan rencana marketing selama ini lebih banyak ditentukan oleh manajemen pusat tersebut. Sementara manajemen pusat pun belum memiliki strategi yang baik dan komprehensif untuk program marketing  untuk kepentingan seluruh outletnya. Salah satu kendalanya adalah ketiadaan orang atau SDM yang memiliki kemampuan yang baik dalam bidang kerja  tersebut. Sementara itu untuk  meminta bantuan dari konsultan marketing, lebih khusus lagi konsultan promosi (periklanan) membutuhkan dana yang besar


Tidak ada komentar:

Posting Komentar